Apa Itu Inbound Marketing dan Bagaimana Cara mengaplikasikanya ke Bisnis Anda

Apa itu inbound marketing – Dengan semakin banyaknya strategi marketing yang di gunakan oleh para pelaku usaha saat ini,

strategi marketing sudah bergeser dari yang tadinya menggunakan outbound marketing menjadi inbound marketing.

Kasak-kusuk mengenai keampuhan inbound marketing akhir-akhir ini sering jadi bahan pembicaraan di kalangan pengusaha.

Bagaimana tidak, secara mendasar, jika anda menggunakan outbond marketing, berarti anda memaksa orang yang mungkin saja tak tertarik dengan produk anda untuk melihat iklan yang anda pasang.

Berbeda dengan teknik inbound.

Teknik ini lebih mengarahkan kepada masyarakat supaya melihat dan tertarik dengan konten atau iklan yang anda tawarkan.

Untuk lebih jelas mengetahui apa itu inbound marketingserta model penerapannya, anda bisa menyimak penjelasannya di bawah ini.

Apa Itu Inbound Marketing?

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya,

prinsip kerja inbound marketing adalah dengan menarik konsumen supaya masuk ke dalam konten atau iklan yang anda buat.

Mengapa inbound marketing lebih efektif?

Tentu saja, ada perbedaan mendasar antara konsumen yang dipaksa melihat iklan anda dengan konsumen yang dengan suka rela tertarik untuk melihat bahkan membeli produk anda.

Prinsip mendasar inilah yang membedakan antara inbound marketing dengan marketing tradisional yang cenderung memaksakan produk ke muka konsumen.

Inbound marketing juga bisa dipahami sebagai sebuah strategi pemasaran modern di mana penjual membuat daya tarik yang membuat calon konsumen datang ke toko atau produknya sehingga mendorong menjadi konsumen potensial.

Dari poin ini sudah jelas bahwa fokusdari inbound marketing itu sendiri adalah menyediakan konten yang berkualitas bagi para calon konsumen.

Bukan hanya sekedar spam produk yang dijajakan.

Penggunaan teknik inbound marketing sendiri saat ini sudah banyak.

Apalagi di dukung oleh berbagai sarana teknologi dan media sosial khususnya seperti blog, email, search engine, instagram, facebook, dan lain-lain.

Kebiasaan konsumen untuk mencari informasi di internet membuat inbound marketing semakin jitu di aplikasikan.

Lalu bagaimana metodologi yang digunakan dalam inbound marketing?

Tahap Aplikasi Inbound Marketing

Ada beberapa tahap di mana inbound marketing bisa benar-benar di aplikasikan dalam sebuah bisnis.

Berikut adalah rinciannya.

1. Attract

Pada tahap pertama ini,

calon konsumen masih berupa strangers atau orang asing.

Anda belum mengetahui mana yang harusnya mendapatkan perhatian anda sebagai konsumen tertarget.

Maka pada langkah awal ini,

anda perlu mengenalkan produk anda dengan dikemas dalam konten yang menarik.

Jangan mengganggu privasi mereka.

Biarkan calon konsumen yang mendatangi anda.

Anda bisa memanfaatkan Blog, SEO & SEM, serta sosial media.

2. Convert

Setelah anda mendapatkan pengunjung yang tertarik dengan konten yang anatawarkan,

maka selanjutnya anda perlu mengubah calon konsumen menjadi konsumen potensial anda.

Caranya,

anda bisa dengan menyajikan landing page, call to Action, hingga pengisian formulir untuk mendapatkan data email mereka.

3. Close

Nah, pada tahap ini,

anda bisa mulai menawarkan produk anda secara lebih terfokus.

Tawarkan kepada konsumen potensial tersebut produk-produk yang anda jajakan.

4. Delight

Setelah proses penjualan berhasil,

maka langkah terakhir adalah dengan menjalin hubungan jangka panjang dengan konsumen.

Ingat,

mendapatkan konsumen dengan prospek bagus juga bermanfaat bagi bisnis anda.

Konsumen tersebut bisa jadi turut merekomendasikan produk yang anda jual kepada teman atau kerabatnya di kemudian hari.

Demikianlah informasi mengenai apa itu inbound marketinglengkap dengan langkah penerapannya dalam bisnis anda.

Selamat mencoba.

Leave a Comment

Panduan: Full-stack

Digital Marketing