Apa itu Personal Branding dan Bagamana Cara Efektif untuk Membangunnya

Pengertian personal branding bisa dimulai dari sebuah analogi branding sederhana.
Jika ada seseorang yang menyebutkan mi paling legendaris di Indonesia,

otomatis pikiran anda akan tertuju pada sebuah merek mie yang sudah lama malang melintang reputasinya, yaitu Indomie.

Contoh lain, apabila seseorang menanyakan kepada anda tentang smartphone mewah yang hanya dimiliki oleh kalangan atas, maka besar kemungkinan anda akan menerka itu adalah Iphone.

Sesederhana itulah pengertian branding.

Bisa dipahami jika branding adalah nilai, kesan, kekuatan, atau ciri khas yang dinisbatkan kepada sesuatu. Namun ternyata branding tidak hanya bisa disandang oleh barang saja,

manusia pun bisa memilikinya.

Itulah yang dinamakan personal branding. Untuk lebih jelas, anda bisa menyimak pengertian personal branding di bawah ini.

Pengertian Personal Branding

Berangkat dari analogi seputar produk terkenal tadi, personal branding pun tak jauh berbeda pengertiannya.

Personal branding dalam pengertian secara lebih detail adalah sebuah

citra diri berkaitan dengan nilai, keahlian, perilaku, atau prestasi yang dimiliki seseorang baik secara sengaja maupun tidak sengaja.

Sebagai contoh, Pak Andi memiliki dua anak yang satu rajin bernama Miko dan yang satu malas bernama Danu.

Saat orang-orang membicarakan anak Pak Andi yang rajin,maka otomatis perhatian tertuju pada Andi.

Inilah personal branding yang tidak sengaja.

Sedangkan untuk personal branding yang di sengaja,tentu membutuhkan proses yang lama dan ketekunan dalam membangunnya.

Namun sebagai efeknya,

seseorang yang berhasil membangun personal branding akan dipandang sebagai pribadi yang kuat

dan mendapatkan kesempatan yang lebih luas dalam mengembangkan karier serta bisnisnya.

Lalu bagaimana cara membangun personal branding?

Membangun Personal Branding

Seperti yang sudah di paparkan jika membangun personal branding adalah proses yang panjang.

Dibutuhkan konsistensi, dedikasi, dan daya tahan yang kuat sehingga personal branding bisa terbentuk secara sempurna.

Sebagai pengantar,

berikut adalah cara-cara membangun personal branding anda sendiri.

1. Temukan Sisi Positif dalam Diri

Setiap manusia memiliki kelebihannya masing-masing.

Pengertian itulah yang harus anda tanamkan dalam pikiran anda sebelum mulai membangun personal branding.

Anda perlu melihat sisi positif, keahlian, kemampuan yang anda miliki untuk kemudian mengembangkan dan menonjolkannya.

Tanyakan kepada diri anda sendiri, hal apa yang paling anda kuasai, hal apa yang paling anda minati, dan hal apa yang bisa anda kembangkan darinya.

Inilah kunci anda mulai paham dengan pengertian personal branding.

Anda bisa mulai mencatatkannya pada secarik kertas untuk kemudian mulai fokus pada satu hal saja.

atau jika anda tidak cukup yakin, anda bisa menanyakan kepada teman atau kerabat soal apa yang menjadi kelebihan anda.

 

2. Tentukan Tujuan

Untuk cara yang kedua ini, anda harus menjawab pertanyaan sebuah pertanyaan sederhana terlebih dahulu.

“Ingin dikenal sebagai siapakah saya?”. D

engan menjawab pertanyaan tersebut, anda akan menentukan tujuan anda secara terpusat dan fokus.

Jangan mencampur adukkan antara keinginan sesaat dan tujuan yang benar-benar menjadi fokus anda.

Memperkuat tujuan sama artinya dengan memperkuat cita-cita yang ingin anda capai.

Maka mulailah dengan menentukan tujuan anda.

3. Konsistensi

Setelah kelebihan dan tujuan anda terbentuk,

kini saatnya anda harus memublikasikannya kepada khalayak umum.

Anda bisa mulai dengan mengisi konten-konten yang ada di media sosial sebagai upaya pengenalan diri ke masyarakat.

Jangan lupa untuk selalu bertindak konsisten karena membangun personal branding tidak membutuhkan waktu yang sedikit.

Itulah informasi tentang pengertian personal branding yang bisa anda ketahui.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment

Panduan: Full-stack

Digital Marketing