Analisa Website, Gratis! Temukan apa saja yang kurang, perbaiki agar lebih baik dari kompetitor.

HomeBlogKenali lebih dekat, Siapa dan Apa Tugas Seorang Digital Marketer?

Kenali lebih dekat, Siapa dan Apa Tugas Seorang Digital Marketer?

Menggeliatnya pemasaran melalui dunia digital menjadikan tugas digital marketer sangat dibutuhkan.

Bagaimana tidak, mungkin anda sendiri sudah menyadari betapa banyak iklan yang bertebaran di internet setiap menit bahkan setiap detiknya.

Iklan-iklan ini beberapanya adalah hasil dari tugas seorang digital marketer.

Biasanya, seorang digital marketer hanya digunakan oleh sembuh perusahaan dengan skala besar saja.

Urusannya jelas, yaitu melancarkan pemasaran produk dalam ranah dunia digital atau online.

Memang jika dilihat sekilas, menjadi seorang Digital Marketer terlihat nyaman karena bisa bekerja di mana saja asalkan ada komputer dan koneksi internet. Namun tentu ada beberapa tugas yang berat yang harus di emban.

Berikut adalah daftar tugas digital marketer.

1. Web Berisi Pemasaran Produk

Saat berbicara mengenai pemasaran online,

maka fungsi sebuah website tidak akan pernah digantikan pentingnya.

Sebuah website atas produk bisa diibaratkan sebuah toko di mana para calon konsumen akan masuk dan melihat-lihat produk apa saja yang anda tawarkan.

Nah, di sinilah seorang digital marketer dibutuhkan.

Digital marketer harus mengisi website yang sudah di bangun dengan konten-konten pemasaran yang menarik.

Tentu saja di butuhkan keahlian khusus dan pengamatan dalam jangka waktu yang lama sehingga digital marketer bisa memutuskan konten apa yang sesuai untuk di masukkan ke dalam website produk tersebut.

2. Rencana Pemasaran Produk

Seperti layaknya sebuah pemasaran,

maka penasaran di dunia digital pun memerlukan sebuah rencana.

Anda tidak bisa terus menggunakan sebuah teknik penasaran jika teknik tersebut sudah tidak relevan dan terbukti gagal mendatangkan minat konsumen.

Maka tugas digital marketerselanjutnya adalah dengan membuat skema atau rencana pemasaran produk dalam jangka waktu tertentu.

Skema ini nantinya akan coba di aplikasikan dan di evaluasi,

apakah sudah berhasil memenuhi target yang diinginkan ataukah belum.

Jika sudah, maka digital marketer akan meneruskan strategi marketing tersebut sembari mencari peluang dari strategi-strategi lain.

Namun jika belum,

maka digital marketer akan mengevaluasi dan melihat kesalahan apa yang terjadi sehingga teknik marketing yang digunakan gagal memenuhi ekspektasi.

3. Media Sosial sebagai Platform Pemasaran

Sebagai salah satu platform dengan pengguna jutaan,

maka potensi menjajakan produk di media sosial tetaplah menjadi favorit para digital marketer.

Mungkin anda sering kali melihat satu postingan yang memiliki label ads atau sponsored di sebelah atasnya.

Itu adalah hasil dari tugas digital marketer.

Bukan hanya perusahaan kecil saja yang saat ini mempercayakan iklannya di sosial media.

Perusahaan besar pun saat ini berduyun-duyun menggunakan sosial media sebagai sarana lebih mendekatkan diri kepada para konsumen.

Dari poin ini,

seorang digital marketer tentu tidak bisa begitu saja memasang iklan produk di sosial media tanpa perencanaan yang matang.

Layaknya strategi pemasaran yang lain, beriklan di sosial media pun membutuhkan pengamatan data serta analisis yang mendalam supaya nantinya, iklan tidak salah sasaran.

Dengan biaya yang dikeluarkan, tentu digital marketer akan disalahkan jika tidak ada respons positif dari pasar setelah digital marketing dijalankan.

Itulah sekelumit penjelasana mengenai tugas digital marketer secara garis besar.

Masih banyak lagi tugas digital marketer.

Namun rata-rata, tugas tersebut berhubungan dengan mengumpulkan data, lalu menganalisis keadaan pasar online supaya pemasaran bisa berjalan sesuai dengan koridor yang dinginkan.

Tentu dengan berjalan di media online, pembaruan informasi adalah kunci dari keberhasilan seorang digital marketer.

Semoga bermanfaat.

Leave a Comment