Banyak orang yang mengira menjalani pekerjaan sebagai freelancer itu mudah. Hal itu dikarenakan pekerjaannya dikenal fleksibel dan banyak permintaan market. Memang kalau membicarakan tentang pekerjaan dan permintaan itu benar adanya.
Tapi perlu kita ingat kembali, kalau kita menjalani pekerjaan sebagai freelancer itu tidak hanya sendiri. Masih banyak para freelancer yang sedang berjuang sama seperti kita. Banyak dari mereka yang melakukan berbagai cara untuk mencari proyek di situs freelancer.
Sebagai seorang yang juga ikut masuk di dalam orang tersebut, kita juga harus bergerak dan mencoba cara mendapat proyek freelancer. Meski caranya itu susah-susah gampang, tapi kalau kalian tahu tips mencari proyek di freelance market ini beda lagi ceritanya.
Tips Mencari Proyek Di Freelance Market
1. Menentukan Situs Freelance Market
Saat kita memikirkan cara mendapatkan proyek dari situs freelancer, sebelum itu mari kita tentukan dahulu jenis situs tersebut. Hal ini dikarenakan situs freelancer itu ada banyak jenisnya, ada yang berasal dari luar dan dalam negeri.
Selain itu, dari beberapa jenis situs tersebut ada yang bisa digunakan untuk memasarkan jasa secara umum ada yang khusus seperti desain grafis saja.
Sedangkan untuk jenis situs tersebut, kita bisa menggunakan situs Fiver, Upwork, Sribu, Project.id dan lainnya. Dan sebagai contohnya, kita menggunakan situs Project.id saja.
Alasan kenapa kita memilih menggunakan situs ini, karena ini merupakan situs freelancer Indonesia. Jadi untuk masalah bahasa kita bisa lebih dimudahkan kalau menggunakan Project.id.
2. Tentukan Bidang Kemampuan Freelance
Oh iya hampir ketinggalan kalau sebelum menjalankan aksi di situs market, kita harus menyesuaikan kemampuan dengan proyek yang ada. Kita tidak bisa melakukan negosiasi di proyek yang bukan bidang kita.
Bisa dikatakan kalau pada bidang ini sama seperti menjanjakan proyek di situs freelancer umumnya. Di mana kita menawarkan jasa sesuai dengan kemampuan kita. Dengan begitu, kalau deal dan ada kesepakatan kedua belah pihak, maka proyek akan diberitahukan seperti apa yang akan dibuat.
3. Lengkapi Profil dan Sertakan Portofolio
Sama seperti pekerjaan freelancer yang kita alami, di sini profil dan portofolio akan berbicara seberapa mampu kita untuk mengerjakan proyek mereka. Kedua hal ini bisa menjadi penentu mengenai proyek yang diberikan kepada kita.
Untuk profil, kalian tidak perlu menyertakan kontak yang bisa dihubungi atau lainnya. Di sini informasikan layanan yang akan diberikan. Informasikan mengenai layanan kalau klien mempercayai proyek mereka kepada kita.
Dan di samping itu berikan potofolio untuk memberi tahu berbagai proyek yang sudah dikerjakan. Siapa saja klien anda sebelumnya yang mempercayai proyek mereka kepada kita. Selain itu, jaga reputasi biar kita semakin kelihatan meyakinkan untuk memenangkan proyek dari calon klien.
4. Pahami dan Susun Strategi
Setelah menemukan itu semua, kini kita lanjutkan untuk terjun langsung ke freelance market. Di sini kita akan bersaing dengan beberapa freelancer lain untuk menenangkan proyek yang diberikan klien.
Dan sebagai anggota yang baru daftar di situs freelancer, tentunya kita tidak bisa seenaknya negosiasi harga.
Saat ada proyek yang sesuai dengan kemampuan, maka kita buat tawarkan harga standar atau separoh harga dari yang diberikan. Meski ini akan bikin kita rugi, tapi langkah pertama yang harus dikejar adalah rating.
Kalau rating akun sudah tinggi, baru berani bersaing dengan beberapa freelancer lain. Dengan adanya rating, kita tinggal menawarkan harga dan jasa. Untuk keyakinan klien mempercayakan proyek mereka, biar rating yang berbicara.