Banyak yang mengenal freelancer itu pekerjaan yang serba enak dan mudah. Pembicaraanyang mengatakan keenakan freelancer banyak terdengar dari berbagai tempat. Hingga akhirnya banyak yang tertarik dan terjun langsung menjalani pekerjaan ini.
Ya, walau pembicaraan tersebut tidak salah hampir bisa dikatakan benar. Tapi kalau terlalu melebihkan justru bisa membuat sebagian orang menyesal. Apalagi pekerjaan yang dikenal enak ini ada berbagai kesalahan yang bisa ditemukan.
Bisa dikatakan kesalahan ini sama dengan pekerjaan kantor, jika kita abai maka risiko akan menjadi masalah besar dan menimbulkan penyesalan. Oleh karena itu, supaya kita tidak terdampak kesalahan freelancer, maka ketahui cara menghindarinya dan berikut ini diantaranya.
Kesalahan Freelancer Dan Cara Menghindarinya
1. Jangan Kerendahan Memberi Harga Jasa
Saat anda menjalani pekerjaan sebagai freelancer, maka kesalahan pertama yang perlu dihindari adalah memberikan harga yang terlalu rendah. Sekali pun kita hadir sebagai freelancer baru, tapi harga yang diberikan jangan kerendahan demi mengharap klien yang banyak.
Alasan kenapa kita perlu menghindari hal ini, yang pertama tenaga dan waktu tidak sebanding dengan bayaran. Mengerjakan proyek freelancer bisa dikatakan paling cepat itu satu hari. Jika harga yang ditarif tidak sesuai tenaga dan waktu yang diperlukan, maka kita akan rugi.
Sedangkan alasan kedua, harga yang kita berikan bisa merusak tarif jasa dari bidang yang ditawarkan. Hal ini akan merusak harga yang pada standarnya segitu. Jika kita menghargai dengan harga murah, maka harga yang sudah standarnya akan turun.
2. Jangan Ambil Proyek Bukan Bidang Anda
Mungkin saya rasa ini sudah banyak yang tahu dan menghindarinya. Tapi dari segala bidang freelancer itu ada bidangnya lagi, maka secara tidak sengaja itu bisa belok dari bidang yang kita kuasai. Contoh, sebagai seorang desain ilustrasi, kita tidak boleh menerima job membuat logo desain.
Meski kita pandai mengoperasikan program desain, tapi teknik dan bidang yang dijalankan itu berbeda. Kesulitan dan tingkat profesional pekerjaannya pun beda, kita tidak bisa menjadi desain logo kalau tidak ahli menjalankan pekerjaannya.
Walau sama-sama menggunakan software yang sama loh, tapi kalau keahlian bidang berbeda maka jangan lakukan. Kenapa begitu? Sebab sebagai seorang pembuat logo itu harus tau konsep, jangan plagiat, dan harus paham betul dengan teknik dan lisensi.
3. Jangan Terlalu Over atau Berlebihan
Dan kesalahan yang perlu dihindari menjadi freelancer yang selanjutnya adalah jangan berlebihan. Walau kata over atau berlebihan itu bisa dijabarkan banyak arti, tapi yang pasti di sini saat negosiasi jangan berlebihan.
Maksud dari jangan berlebihan saat negosiasi, artinya kita jangan terlalu over bertanya di luar kepentingan jasa kita. Contoh memberi tahu isi hati kita, menyombongkan diri dengan mengatakan berbagai proyek yang diterima tanpa klien bertanya.
Berbagai itu perlu dihindari dan kalau bisa enggak usah dibahas sama sekali. Cukup dengan memberikan jawaban dan pertanyaan yang seputar bisnis anda. Misal untuk detail proyeknya seperti apa, deadline kapan, dan berbagainya.
4. Hindari Proyek Selesai Lewat Deadline
Dan yang terakhir, ini yang paling sering dan efeknya bisa sangat riskan membuat jasa kita jelek. Dengan menyepelekan tenggat waktu proyek atau deadline pekerjaan, maka anggapan usaha kita tidak profesional akan dihindari berbagai klien.
Pelanggan kita pun bisa berkurang sedikit demi sedikit jika tidak memperhatikan dealine yang diberikan klien. Pekerjaan yang telat diberikan akan berdampak pada reputasi jelek. Klien yang tidak puas bisa berkomentar apa saja dari apa yang mereka terima.