Follow
Follow

5 Cara Membuat Email Marketing Untuk Kebutuhan Bisnis yang Menarik!

Cara membuat email marketing untuk kebutuhan bisnis

Cara membuat email marketing untuk kebutuhan bisnis penting diketahui oleh pebisnis. Seperti yang diketahui bahwa email marketing membawa pengaruh yang baik untuk bisnis Anda. Dengan email marketing Anda bisa menjangkau pelanggan lebih baik. Email marketing sendiri merupakan cara atau strategi yang bisa dilakukan untuk menjangkau dan menarik customer untuk melakukan pembelian. Bahkan ROI email marketing 4 kali lebih besar dibandingkan dengan media sosial.

Tidak hanya itu, hampir semua orang masih menggunakan email sehingga menjadikan email marketing menjadi strategi efektif untuk menjangkau target customer, membangun hubungan dengan mereka dan mampu mendapatkan penjualan. Terlebih jika menjalankan marketing omnichannel, email bisa menjadi channel paling tepat untuk memberikan pengalaman personal kepada pelanggan. Lalu bagaimana cara membuat email marketing untuk kebutuhan bisnis? Simak caranya di bawah ini!

Buat Subjek Menarik

Hal pertama yang bisa dilakukan adalah buat subjek yang menarik.  Maka dari itu, pastikan memiliki subjek yang menarik customer. Anda bisa menuliskan subjek yang jelas dan to the point. Jangan menggunakan subjek yang bertele-tele karena akan membuat konsumen menjadi bosan. 

Namun pastikan jika subjek Anda sesuai dengan isi email yang ingin dikirim. Subjek yang tidak relevan bisa membuat konsumen tidak membaca keseluruhan email dan akhirnya menjadi malas untuk membuka email kedepannya. Hindari membuat subjek yang terlalu panjang, ada baiknya jika subjek tidak lebih dari 60 karakter

Segmentasi Audiens

Cara membuat email marketing untuk kebutuhan bisnis yang bisa dilakukan selanjutnya adalah segmentasi audiens. Dengan perkembangan bisnis, jumlah leads dan pelanggan bisa terus bertambah. Anda bisa mengirimkan semua jenis email ke seluruh pelanggan dan menjadi langkah yang kurang efektif. Jika email yang diterima kurang relevan, bisa jadi mereka atau pelanggan akan berhenti berlangganan email.

Maka dari itu, penting untuk membagi audience ke dalam beberapa segmentasi. Anda bisa membagi segmentasi audiens menjadi beberapa faktor misalnya lokasi, perilaku saat mengakses website, produk yang mereka jual dan sebagainya. Dari sini Anda bisa membagi konten email yang dibuat sesuai dengan segmentasi sehingga email yang dikirimkan menjadi lebih efektif lagi.

Lakukan A/B Testing

A/B testing adalah metode yang dilakukan untuk bisa menentukan strategi mana yang lebih efektif dengan cara mengukur dua kelompok yang berbeda. Misalnya email menampilkan foto produk dengan model, sementara di email yang lain dan hanya menyertakan foto produk. Dari hasil kedua email itu Anda bisa tahu seperti apa foto yang lebih tepat.

Dalam melakukan A/B testing, pastikan mengirimkan ke target atau segmentasi audiens yang sama dengan satu variabel yang berbeda. Tujuannya agar pengukuran yang dilakukan benar-benar valid dan tepat.

Mobile Friendly

Cara selanjutnya adalah mobile friendly.  Saat ini rata-rata orang membuka email dengan menggunakan smartphone mereka. Anda harus memastikan jika email yang diterima pelanggan bisa mudah dibaca melalui layar handphone. Pertimbangkan saat memilih gambar, font, dan membuat konten. Anda harus menghindari konten yang terlalu panjang dan ukuran font yang terlalu kecil.

Rata-rata platform email marketing menyediakan template untuk mobile. Manfaatkan fitur yang satu ini dan periksa kembali sebelum Anda mengirimkan email untuk memastikan email yang dikirimkan sudan mobile friendly.

Analisa Hasil Campaign

Setelah selesai mengirimkan email, pekerjaan Anda tidak berhenti sampai disini! Anda masih harus melakukan analisis dari campaign yang dijalankan. Bandingkan dengan tujuan dan target dari email. Apakah target yang ditentukan dari awal sudah tercapai atau belum. Evaluasi aspek-aspek apa saja yang membuat target menjadi tercapai dan tidak tercapai. Dari hasil evaluasi itu, Anda bisa memperbaiki campaign email marketing agar  semakin efektif.

Penting untuk memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan bisnis. Bisa juga menggunakan platform email marketing gratis yang banyak tersedia di internet. Kemudian sesuaikan dengan strategi email marketing Anda, lakukan integrasi dengan platform lain yang bisa digunakan di media sosial dan website. Eksplor berbagai cara atau elemen yang berbeda agar menemukan strategi yang benar-benar efektif untuk bisnis Anda dan memberikan pengalaman personal bagi para pelanggan.

Demikianlah cara membuat email marketing untuk kebutuhan bisnis yang bisa dilakukan, semoga informasi yang satu ini bermanfaat ya!