Halo guys, siapa di sini yang baru mencoba bekerja sebagai freelancer seperti saya. Sebagai orang baru pasti kalian mengalami kendala untuk menghadapi klien. Selain itu, saat pekerjaan selesai dan sudah waktunya melakukan pembayaran, kerap dibuat bingung cara memintanya.
Bukan soal karena enggak enak, tapi bagaimana cara meminta pembayaran paling efektif. Terlebih kalau klien kita berasal dari luar negeri. Tentu semakin bingung meski sudah banyak media digunakan dan cara dilakukan.
Dan untuk itu, jika kalian juga mengalami kendala seperti apa yang saya alami dahulu. Mungkin beberapa cara yang biasa saya gunakan ini, bisa kalian terapkan juga. Selama berkecimpung sebagai freelancer, cara ini paling efektif untuk meminta pembayaran freelancer.
Cara Meminta Pembayaran Freelance Yang Efektif
Di dalam setiap transaksi yang dilakukan antara penjual dan pembeli, di sana terdapat pembayaran yang masuk dalam tahap penyelesaian. Sebagai bentuk pembelian dari produk atau jasa yang diberikan, terkadang pembayaran telat dilakukan.
Hal itu pun cukup merugikan untuk produsen atau penjual. Lantaran dengan pembayaran yang seharusnya sudah didapatkan, malah tertunda dan tidak bisa digunakan. Kalau diketahui sih, ini bisa terjadi untuk siapa saja freelancer di dunia ini.
Mereka pasti pernah merasakan telat pembayaran yang diakibatkan berbagai sebab. Mungkin kalau pembayaran ini masih satu wilayah, maksudnya satu negara maka masih bisa di atas dengan mudah. Kita tinggal mengirim pesan yang perlu di bayarkan, tapi bagaimana kalau antara negara.
Hal ini pun akan terjadi dan saya salah satu yang pernah mengalami. Pada waktu itu klien yang berasal dari eropa memberikan opsi pembayaran yang diminta dengan menggunakan Paypal. Jadi mereka tidak langsung mengirimkan saldo paypal ke akun kita. Tapi kita mengajukan pembayaran berupa invoice ke akun mereka.
Pada saat pengajuan ini, saya sedikit kebingungan karena belum pernah melakukan sebelumnya. Tapi karena ingin segera mendapat pembayaran maka saya trabas saja lah.
Untuk langkah pertama, kita minta infromasi akun mereka, mulai dari nama, id paypal, nomor telepon, nomor pos, alamat, dan berbagainya. Jika semua keterangan tersebut sudah didapatkan maka, langkah selanjutnya adalah dengan membuat invoice di paypal.
Cara kedua yaitu dengan masuk ke menu Alat > Faktur, kemudian buat faktur baru dengan menge-klik menu “Buat”. Kemudian isi semua perintah yang diperlukan, mulai dari frekuensi, nomor faktur, tanggal faktur, referensi, dan jatuh tempo.
Isi juga kolom nama yang kita tagih dan jangan lupa untuk mengisi email mereka. Buat keterangan produk apa yang ditagih, sekalian juga dengan nominal yang harus dibayar. Kalau mau lebih lengkap, anda bisa melampirkan file dari projek yang diterima. Setelah itu kirim ke akun paypal yang ditujukan.
Dengan menggunakan cara ini, saya kira sangat efektif kalau klien berasal dari luar negeri. Kalau dari dalam negeri mah kita tinggal kirim pesan tagihan. Kemudian beri nomor rekening dan tunggu saja sampai klien melunasi pembayaran.
Tapi kalau klien tidak segera melunasi, beri saja jatuh tempo sampai kapan. Dengan catatan kalau pembayaran sudah seminggu lebih tidak kunjung dibayarkan. Apabila sudah satu bulan, maka masukan nama klien ke blacklist, karena ada kemungkinan besar memang mereka tidak mau bayar. Kalau nominal besar, anda bisa membawanya ke jalur hukum, sebagai kasus penipuan.